blesscar.co.id –

JAKARTA – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) bersama Suzuki Club Reaksi Cepat (SCRC) ikut serta dalam penanggulangan pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Dalam kerjasama ini mereka menyediakan kendaraan operasional berupa 1 unit New Carry Ambulance dan 1 unit Carry Pick Up. Kendaraan tersebut digunakan untuk membantu distribusi donasi dari beberapa perusahaan. Bantuan tersebut berupa perlengkapan tenaga medis seperti Alat Pelindung Diri (APD) dan masker medis N95.

“Untuk menghadapi masa sulit pandemi Covid-19 ini, masyarakat dan tenaga medis tentunya membutuhkan bantuan dan dukungan dari berbagai pihak agar keadaan dapat segera pulih. Kali ini, SCRC ikut serta dalam distribusi donasi APD dan masker untuk para tenaga medis,” ungkap Keliek Pangestu, Ketua Umum SCRC.

Ia pun mengatakan bahwa program bantuan distribusi donasi APD Tenaga Medis ini merupakan program berkelanjutan, sampai kondisi pandemi Covid-19 membaik. Saat ini, program bantuan distribusi donasi APD Tenaga Medis periode pertama sudah selesai dilakukan.

APD dan masker N95 tersebut didistribusikan ke 113 rumah sakit dan 30 puskesmas yang tersebar di Jabodetabek. Di antaranya adalah RSCM, RS Awal Bros Bekasi, RS OMNI Cikarang, RS Karya Husada Tambun dan RS Karya Husada Setu.

“Kami berterima kasih kepada teman-teman SCRC yang sudah ikut turun langsung ke masyarakat dalam kegiatan donasi APD dan masker untuk para tenaga medis ini. Kami berharap bantuan tersebut dapat mempercepat proses pendistribusian APD langsung ke Tenaga Medis dan pandemi Covid-19 ini segera berakhir serta keadaan dapat pulih seperti sedia kala,” ungkap Seiji Itayama, President Director PT SIS.

Suzuki sendiri telah melakukan beragam cara untuk mendukung penanganan Covid-19 di Indonesia. Salah satunya adalah dengan menghentikan sementara produksi kendaraan di seluruh pabrik mereka. Penutupan tersebut rencananya akan berlangsung hingga 22 Mei 2020.

Pada penghentian sementara kali ini, semua kegiatan di ketiga pabrik Suzuki yang ada di Cakung, Tambun dan Cikarang berhenti beroperasi. Bahkan pengadaan unit ekspor yang pada periode sebelumnya beroperasi selama empat hari untuk memenuhi permintaan di beberapa negara juga kembali dihentikan.

Ke depan, Suzuki berharap dapat membuka kembali opersional pabrik dengan normal. Untuk itu, Suzuki akan melakukan pengkajian bagaimana cara menerapkan protokol keamanan dan keselamatan yang sesuai aturan pemerintah dan Hygiene Commitment Suzuki. [Adi/Ari]

Mobil123