blesscar.co.id –

JAKARTA – Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD meminta warga tak terlalu takut dengan virus Corona (Covid-19), menerima ‘new normal’ (kehidupan normal dengan tata cara yang baru), serta tetap waspada. Ia menyebut angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas (lakalantas) jauh lebih banyak daripada karena tertular virus tersebut.

Hal tersebut ia katakan saat menjadi penceramah dalam Halal Bihalal Keluarga Besar Universitas 11 Maret yang dilakukan secara virtual pada Selasa (26/5/2020). Kegiatan ini disiarkan secara langsung di akun YouTube resmi perguruan tinggi tersebut.

Mahfud awalnya menyinggung soal masuknya umat Islam ke bulan Syawal, selepas bulan suci Ramadan. Ia lalu mengatakan asal kata ‘syawal’ dalam bahasa arab bisa diartikan ‘peningkatan’, ‘mendaki’, ‘naik’, dan juga bisa diartikan ‘move on’ (lanjut bergerak).

Karena itulah, di dalam ceramahnya Mahfud mengajak masyarakat untuk lanjut bergerak. Ia kemudian menyinggung wacana new normal dari pemerintah di tengah pandemi virus Corona yang rencananya dimulai bertahap pada Juni.

“Kalau istilah sekarang—mumpung ada, saya masuk ke yang ada sekarang—namanya new normal. Membuat kenormalan baru,” ucap dia.

Sekadar mengingatkan, virus Corona berawal dari China pada akhir 2019 dan menyebar dengan cepat ke lebih dari 200 negara/teritori. World Health Organization (WHO) sampai mengategorikannya sebagai pandemi.

Virus yang gampang sekali menular saat ada kerumunan manusia ini diumumkan telah hadir di Indonesia pada 2 Maret kemarin. Data per 26 Mei menunjukkan adanya 23.165 kasus terkonfirmasi positif virus Covid-19 di Tanah Air (5.877 sembuh, 1.418 meninggal).

Lebih lanjut, menurut Mahfud, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berlangsung di banyak daerah sejak awal April hingga awal Juni mendatang memang bagus. Nabi Muhammad SAW juga mengajarkan pembatasan ruang gerak saat terjadi wabah, seperti juga tujuan dari PSBB. Akan tetapi, virus Corona saat ini sesuatu yang tak bisa dihindari.

“Kemudian apakah kita mau mengurung diri? Kan, enggak. Kita menyesuaikan dengan keadaan itu tapi tetap menjaga diri. Saya kemarin mendapat meme dari teman, dari Pak Luhut Panjaitan. Begini judulnya dalam bahasa Inggris: Corona is like your wife. Initially you try to control it then you realise you can’t. Then you learn to life with it (Corona seperti istrimu. Pada awalnya kamu berusaha mengontrolnya lalu kamu sadar kamu tak bisa. Kemudian kami belajar hidup dengan situasi itu),” papar dia.

Komparasi Angka Kematian
Mahfud lanjut mengomparasi angka kematian akibat penularan Covid-19 dengan jumlah kematian yang disebabkan lakalantas. Ia menyebut lakalantas jauh lebih mematikan, jika melihat angka yang ada.

“Saya katakan, di Indonesia itu setiap hari mati 4.884 orang, rata2. Setiap hari. Lalu yang mati karena Corona, dari 1 Januari sampai dengan akhir April, selama 131 hari itu, rata-rata 17 orang sehari. Angka kecelakaan mati karena lakantas itu 9 kali lebh banyak dari Corona,” akunya tanpa menyebut sumber.

Mahfud meminta warga jangan terlalu takut dengan virus Corona, tapi juga jangan anggap enteng. Pemerintah telah mengeluarkan aturan mengenai protokol kesehatan dalam beraktivitas di fase new normal nanti.

“Apa misalnya? Kalau kita bekerja pakai masker, jaga jarak, cuci tangan. Kemarin Menteri Kesehatan sudah keluarkan peraturan baru tentang protokol kesehatan di berbagai sektor,” tegasnya. [Xan/Ari]

Mobil123