blesscar.co.id –

JAKARTA –  Pandemi virus Corona (Covid-19) di Indonesia tidak mempengaruhi rencana besar Hyundai mempenetrasi pasar otomotif Nusantara. Jadwal penyelesaian pabrik, juga penjualan mobil rakitan lokal masih seperti semula.

Sekadar mengingatkan, sejak Desember 2019, Hyundai membangun pabrik seluas 77,6 hektare di Deltamas, Cikarang, Bekasi dengan kapasitas produksi 150 ribu unit per tahun. Pada paruh kedua 2021, aktivitas perakitan ditargetkan sudah berlangsung.

Pandemi virus Corona lalu diketahui menerpa Indonesia sejak 2 Maret 2020. Akan tetapi, Hyundai menegaskan pembangunan pabrik tetap berjalan.

Lee Kang-Hyun selaku Vice President Hyundai Motor Asia Pacific, di dalam diskusi virtual MarkPlus pada akhir pekan lalu, menegaskan sejauh ini rencana yang mereka buat tidak terganggu pandemi. Semua proses masih berjalan sesuai dengan yang mereka targetkan.

“Walaupun ada Covid-19 pembangunan masih bisa jalan terus. Mudah-mudahan sesuai rencana, akhir tahun (2020) selesai dan bisa jual mulai tahun depan (2021) bulan November,” ucap dia.

Hyundai, lanjut dia, akan membuat sport utility vehicle (SUV), multi purpose vehicle (MPV), plus sedan di Cikarang. Tak hanya itu, Kang-Hyun membeberkan bahwa di masa mendatang pihaknya juga memproduksi mobil listrik di sana.

Umar Hadi, Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan, menambahkan pada akhir tahun ini Hyundai akan membuat seremoni. Waktunya antara akhir kuartal ketiga atau awal kuartal keempat.

“Pada September atau Oktober akan ada semacam peresmian,” tandasnya dalam acara yang sama.

Tiga Perusahaan
Lee Kang-Hyun menegaskan Hyundai serius berinvestasi dan menjadikan Indonesia sebagai salah satu basis produksi global mereka. Ini dibuktikan dengan adanya tiga perusahaan Hyundai ke Nusantara.

“Hyundai memutuskan tiga perusahaan ada Indonesia karena dari Korea Selatan benar-benar serius investasi di Indonesia. Asia Headquarter Hyundai dipindahkan dari Malaysia ke Indonesia. Terus masih ada dua yang lain, Hyundai Motors Manufacturing Indonesia (HMMI), satu lagi HMI (Hyundai Motors Indonesia) jadi sudah lengkap persiapan masuk Indonesia,” papar mantan bos Samsung Indonesia ini.

Raksasa bisnis ‘Negeri Ginseng’ tersebut telah menandatangani nota kesepahaman penanaman modal di depan Presiden Joko Widodo pada November 2021 di Ulsan. Mereka telah menyiapkan investasi dengan total nilai 1,55 miliar dollar Amerika Serikat untuk ekspansi pabrik.

Modal tersebut akan ditanamkan secara bertahap hingga 2030. Kapasitas produksi pabrik akan terus ditingkatkan hingga menjadi 250 ribu unit per tahun. [Xan/Ari]

Mobil123