blesscar.co.id –

MARANELLO – Orang-orang kaya di seluruh dunia tampaknya masih bernafsu membeli mobil di masa pandemi virus Corona, jika itu adalah Ferrari. Bagaimana tidak, penjualan merek supercar tersebut masih tetap naik saat ekonomi global dan bisnis pabrikan otomotif terganggu oleh pandemi.

Antonio Picca Piccon selaku Chief Financial Officer Ferrari, seperti dilaporkan Bloomberg baru-baru ini, mengumumkan kenaikan penjualan global 5 persen pada kuartal satu (Januari – Maret) 2020, jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year). Permintaan mereka klaim tetap kuat, meski ada pandemi dan sempat terjadi penutupan pabrik selama tujuh pekan.

Penutupan itu membuat Ferrari kehilangan volume produksi 2.000 unit. Fasilitas perakitan tersebut baru dibuka kembali Senin (4/5/2020) kemarin.

Memang, ada pembatalan pembelian di beberapa negara, seperti yang terjadi di Amerika Serikat maupun Australia. Akan tetapi, hal ini belum dapat mencederai pencapaian global merek berlogo kuda jingkrak tersebut.

related> Selama kuartal satu kemarin, di tengah adanya lockdown dan penutupan pabrik, Ferrari mampu mendistribusikan 2.728 unit secara global.

“Tidak ada yang kami anggap sebagai sebuah peringatan negatif,” ujar Louis Camilleri, Chief Executive Officer Ferrari.

Pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) kuartal satu berjumlah 317 juta euro. Adapun volume penjualan jika diuangkan bernilai total 932 juta euro.

“Bukti-bukti yang ada pada momen krisis finansial tersebut menunjukkan permintaan tetap kokoh. Meski begitu, ancaman utama di masa depan adalah produksi bisa disetop lagi seandainya ada arus kedua infeksi Covid-19 di Italia,” nilai Michael Dean, Bloomberg Intelligence Analyst.

Pabrikan otomotif yang bermarkas di Maranello, Italia itu bukannya tak merasakan tekanan sama sekali dari virus Corona. Ini terlihat dari keputusan untuk merevisi target pendapatan 2020.

Namun, Ferrari memproyeksikan bounce back (bangkitnya penjualan) pada semester kedua nanti. Mereka pun berekspektasi bahwa pada paruh kedua, akan terjadi pertumbuhan pendapatan maupun profit secara year on year.

Kembali Bekerja
Sudah beberapa hari ini para karyawan pabrik Ferrari kembali bekerja. Kapasitas produksi ditargetkan sudah berjalan 100 persen pada 8 Mei mendatang.

Piccon menjelaskan pihaknya kemungkinan besar akan meminta buruh bekerja ekstra pada Sabtu, juga menginstruksikan para karyawan memperpendek libur musim panas. Ini dilakukan mengejar separuh dari volume produksi yang hilang ketika pabrik ditutup. [Xan/Ari]

Mobil123