blesscar.co.id –

JAKARTA – Mini Indonesia harus mengakui bahwa penjualan di kuartal kedua akan menurun dibandingkan pada periode kuartal pertama 2020.

Pada kuartal pertama, Mini Indonesia berhasil panen dengan menjual sebanyak 145 unit kendaraan. Jumlah ini naik sebesar 16 persen bila dibandingan penjualan di periode yang sama tahun lalu yaitu 125 unit kendaraan. Sayangnya, panen tersebut diperkirakan akan menurun akibat pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Saat ini kami masih mengalami kenaikan karena di awal tahun ada banyak penawaran untuk konsumen. Tapi kedepannya kami yakin akan ada penurunan karena beberapa pabrik ditutup. Jadi pasti akan mempengaruhi jumlah stok kendaraan,” ungkap Jodie O’tania, Director of Communications BMW Group Indonesia.

Lebih lanjut, Jodie mengatakan bahwa dampak Covid-19 di Indonesia masih berada di titik awal. Pasalnya, kasus pertama Covid-19 di Indonesia baru ditemukan pada awal Maret 2020 dan hingga kini belum ada kepastian kapan akan berakhir.

Untuk itu, Mini Indonesia pun telah menyiapkan beragam langkah guna tetap menjaga penjualan kendaraan tidak terlalu turun. Salah satunya adalah dengan meluncurkan produk baru yaitu Countryman Blackheath Edition. Mobil yang sudah dirakit langsung di Indonesia hanya dijual sebanyak 24 unit.

Tak hanya itu, pihaknya juga telah melakukan beragam langkah lain untuk memudahkan pelanggan membeli kendaraan Mini. Salah satunya adalah dengan memperkuat penjualan unit secara online selama pandemi berlangsung.

“Kami telah melakukan penjualan secara online dan hasilnya cukup bagus. Dengan adanya alternatif ini, kami tetap bisa melakukan penjualan melalui inovasi baru selama pandemi Covid-19,” tutupnya kemudian. [Adi/Ari]

 

Mobil123