Zaman terus bergulir dan perkembangan di dunia otomotif terus melaju.

Jakarta, blesscar.co.id  –  Beberapa dekade ke depan, perdebatan antara perbedaan mesin diesel dan mesin bensin akan dikalahkan dengan tren baru yang akan muncul, yaitu mobil-mobil dengan bahan bakar listrik. Hal ini tidak bisa dipungkiri lagi dengan kehadiran Tesla yang mendapatkan sambutan hangat di negeri asalnya sana, Amerika Serikat.

Begitu juga di Indonesia, tren mobil listrik ini juga mulai tercium aromanya. Bahkan jika kamu ke Jakarta, jika kamu mengendarai mobil listrik, maka kamu bisa melewati area yang mengharuskan peraturan plat ganjil genap. Karena memang mobil listrik memiliki regulasi yang berbeda dan ramah lingkungan.

Sangat berbeda dengan mobil yang bermesin diesel maupun bensin, jika kamu menggunakan mobil dengan mesin ini, kamu tetap harus tunduk dalam aturan ganjil genap. Bisa sih bebas ganjil genap, jika plat mobilmu berwarna kuning. Tentu saja itu artinya mobilmu adalah mobil kendaraan umum, semisal taksi. Kemungkinan, sepuluh tahun mendatang, kamu akan lebih sering melihat mobil listrik atau mobil hibrid di jalanan dibandingkan mesin bensin. Hal ini terlihat dari keseriusan beberapa pabrikan mobil yang juga menggarap mobil listrik, seperti BMW.

Terlepas dari tren mobil listrik mendatang, masih tetap relevan jika kamu tahu apa perbedaan mesin diesel dan mesin bensin. Tujuannya adalah agar kamu tidak salah pilih mobil yang cocok dengan kebutuhanmu sehari-hari. Berikut ini adalah beberapa perbedaan mesin diesel dan mesin bensin.

Perbedaan Mesin Diesel dan Mesin Bensin

Sebelum membahas perbedaan mesin diesel dan mesin bensin, ada baiknya jika kita memetakan apa saja sih yang akan menjadi poin perbedaan keduanya. Ada beberapa poin yang dibahas, yaitu: jenis bahan bakarnya, fase hisap, fase kompresi, rasio kompresinya, dan fase tenaga.

Jenis Bahan Bakar

Dari sisi jenis bahan bakar, mesin diesel lebih fleksibel dan bisa diganti dengan bahan bakar alternatif. Berbeda dengan mesin bensin yang memang harus memakai bensin saja. Tak hanya itu, perbedaan mesin diesel dan mesin bensin dalam hal jenis bahan bakar ini adalah di bagian di derajat panas berapa titik api bahan bakar tersebut. Untuk bahan bakar mesin bensin, titik api bahan bakarnya berkisar di angka 43 derajat celcius. Sedangkan untuk mesin diesel, titik apinya lebih panas, yaitu 52 hingga 96 derajat celcius.

Fase Hisap

Pada fase ini mesin bensin melakukan pengkabutan dengan mencampur udara yang dihisap ke dalam mesin dengan semprotan bahan bakar. Sedangkan mesin diesel, hanya menghisap udara murni saja.

Fase Kompresi

Setelah mengalami fase hisap, fase selanjutnya adalah fase kompresi. Pada mesin diesel, udara yang dialirkan dari katup dikompres sehingga menghasilkan tekanan yang tinggi. Pada mesin bensin, terjadi hal yang hampir sama. Campuran udara dan bahan bakar juga dialirkan untuk dilakukan kompresi. Letak bedanya adalah tekanan yang dihasilkan. Untuk mesin diesel, tekanannya lebih tinggi dibandingkan dengan mesin bensin. Tingkat kompresi mesin diesel sekitar 16:1, sedangkan mesin bensin hanya 10:1.

Fase Tenaga

Dalam fase ini, mesin bensin menggunakan busi untuk membakar campuran udara dan bensin yang sudah dikompresi. Sedangkan pada mesin diesel tidak ada busi. Udara yang terkompresi dalam tekanan yang tinggi disemprotkan kabut bahan bakar, nantinya akan timbul ledakan yang mendorong piston ke bawah dan menghasilkan tenaga untuk memutar as.

Mesin Diesel atau Mesin Bensin?

Ada banyak pertimbangan mana yang lebih bagus, antara mesin diesel atau mesin bensin. Dilihat dari aspek apa dulu. Berikut ini adalah beberapa aspek yang menjadi pertimbangan manakah yang lebih bagus antara keduanya.

Dari Sisi Ramah Lingkungan

Semua orang berharap bisa menjadi penyebab kebaikan. Begitu juga dengan isu ramah lingkungan ini. Mesin bensin lebih unggul dibandingkan mesin diesel jika dilihat dari aspek ramah lingkungan. Sebenarnya hal ini mudah sekali dilihat. Jika kamu melihat kendaraan yang menggunakan mesin diesel di jalanan, tentu asapnya sangat mengganggu karena hitam pekat. Meski sekarang sudah ada bio solar, namun tetap saja kualitas bensin lebih baik dalam hal produk pembuangan atau sisa pembakaran.

Dari Sisi Efisiensi dan Ekonomis

Percaya atau tidak, mesin diesel dalam hal ini unggul. Kamu bisa mengecek berapa harga solar dan bensin di POM bensin. Tak hanya itu, mesin diesel juga lebih bagus dalam efisiensi penggunaan bahan bakar. Jadi sangat tidak aneh jika kendaraan kelas berat menggunakan mesin diesel, salah satu alasannya adalah hemat. Apalagi biasanya kendaraan kelas berat ini penggunaannya sedikit ekstrim dibandingkan dengan kendaraan pribadi.

Dari Sisi Awet

Setiap orang pasti ingin mempunyai kendaraan yang awet. Kalau bisa 10 tahun lagi, kendaraan tersebut masih nyaman dipakai. Mesin diesel sudah terpercaya lebih awet dibandingkan mesin bensin jika dirawat sedemikian rupa. Itulah mengapa di jalanan kamu sering bertemu dengan truk yang tampilannya sudah jelek sekali, namun tetap beroperasi dan masih bisa digunakan perjalanan luar kota.

Dari Sisi Performa

Jika kamu tipikal orang yang suka dengan kecepatan, mesin bensin yang menang. Namun, jika kamu lebih fokus ke torsi, maka mesin diesel yang menang. Untuk jalanan yang terjal dan membutuhkan daya tahan dalam menaiki tanjakan, mesin diesel bisa diandalkan. Mesin diesel ini sangat cocok digunakan untuk kamu yang sering melakukan perjalanan di pedesaan. Sedangkan mesin bensin ini lebih cocok digunakan untuk kamu yang hidup di perkotaan.

Dari Sisi Keamanan

Mesin diesel dianggap lebih aman dibandingkan dengan mesin bensin. Jika mesin bensin membutuhkan tegangan listrik untuk memicu pembakaran, mesin diesel tidak memerlukannya. Selain itu, mesin diesel juga tidak mengganggu gelombang radio. Oleh karena itu, mesin diesel ini digunakan oleh beberapa kendaraan yang tingkat keamanan tinggi, seperti: pesawat terbang dan kapal.

Dari Sisi Getaran

Mobil dengan mesin diesel biasanya lebih berisik karena getaran yang dihasilkan dari proses kompresi dan pengubahan bahan bakar menjadi tenaga. Berbeda dengan mesin bensin yang lebih halus. Namun, beberapa merk mobil bermesin diesel sudah bisa membuat mesin diesel dengan tingkat kebisingan yang rendah. Sehingga pemilik mobil bermesin diesel ini tidak direpotkan dengan suara berisik mesin diesel saat mengendarainya.

Lalu, kesimpulannya bagaimana? Manakah yang lebih bagus antara mesin diesel dan mesin bensin? Jawabnya, relatif. Tergantung kebutuhan sehari-harimu seperti apa. Bagaimana medan yang sering kamu lalui. Jika memang kamu hanya menggunakan mobil di perkotaan saja, ya mesin bensin lebih disarankan. Namun, jika kamu lebih sering berpetualang di desa atau pelosok, mobil dengan mesin diesel lah yang disarankan.

Itulah perbedaan mesin diesel dan mesin bensin beserta dengan pertimbangannya dari berbagai sisi. Semoga dengan penjelasan ini, kamu lebih mudah dalam memutuskan kira-kira membeli mobil bermesin apa.

Comments

0 comments


Click to comment

Leave a Reply

Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Okezone