Pemanfaatan truk untuk distribusi barang ke segala medan memang bukan hal baru di dunia produksi. Selain karena ketahanannya, truk memiliki kapasitas daya tampung yang tinggi untuk memaksimalkan proses penyaluran barang. Salah satu jenis truk yang memiliki kualitas tinggi adalah Si Kuat Hino Ranger FG 260 J. Truk besar ini adalah truk berkapasitas sangat tinggi dan mampu menembus segala medan. Khusus untuk pasar Indonesia, Hino memproduksi jenis kendaraan angkut ini dengan desain yang sesuai dengan struktur tanah rata-rata jangkauan truk di pelosok negeri, yakni curam dan berbatu. 

Dengan performa kecepatan maksimum 94 km/jam dan daya tanjak 48,1 tan=638;, truk ini mampu melaju dengan kecepatan tinggi di medan yang tidak rata, contohnya jalan berbatu atau tanah. Model mesin Hino Ranger FG 260 J adalah J08E – UF dan tipe Mesin Diesel 4 Langkah Segaris; Direct Inection, Turbo Charge Intercooler. Tenaga maksimum Si Hijau Besar ini mencapai 260 PS/2.500rpm dan torsi maksimumnya 76Kgm/1.500rpm. Jumlah silinder truk cukup banyak, yakni 6 buah dengan diameter x langkah piston 112 x 130 mm dan isi silinder 7.684 cc. Tipe kopling truk  ini adalah Pelat Kering Tunggal dengan Coll Spring, Gydraulic Operation, dan dilengkapi dengan Clutch Blooster. Soal cakram, truk berkapasitas tinggi tersebut memiliki ukuran 380 mm. Tidak hanya itu, tipe transmisinya pun sangat berkualitas, yakni MF06S. 

Sebagai referensi tambahan, perbandingan gigi ke-1 hingga ke-6 adalah: ke-1: 8.189, ke-2: 5.340, ke-3: 3.076, ke-4: 1.936, ke-5: 1.341 dan ke-6: 1.000. Tipe kemudi Hino Ranger FG 260 J adalah Integral Power Steering berteknologi tinggi dengan minimal radius putar sejauh 8,5 m. Untuk jenis sumbu, Reverse Elliot I-Section Beam pada bagian depan dan Full-Floating Type Hypoid Gear pada bagian belakang dengan perbandingan gigi akhir mencapai 5.857 serta sistem penggerak rear 4 x 2 akan mengoptimalkan performa truk hijau berkelas tinggi ini. Jangan khawatir dengan keamanan, karena Hino Ranger FG 260 J memiliki rem utama Air Over Hydraulic dengan sirkuit ganda, Rem pelambat pada pipa gas buang dan tentu saja rem parkir dengan sistem Internal Expanding Output Shaft Transmission.