blesscar.co.id –

JAKARTA – Honda Prospect Motor (HPM) mengklaim penutupan sementara pabrik di Karawang, Jawa Barat, di tengah pandemi virus Corona (Covid-19) sejauh ini tidak mengganggu produksi untuk ekspor. Pasalnya, unit Brio untuk dikirim ke luar negeri sudah mereka ‘amankan’ terlebih dahulu.

Seperti diberitakan sebelumnya, Honda telah mengumumkan penutupan pabrik Karawang hingga akhir Mei, lebih lama dari rencana sebelumnya yakni pada 13 – 24 April saja. Adapun penyebabnya adalah turunnya penjualan Honda secara drastis pada April, bulan pertama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), untuk menekan potensi penularan virus Covid-19.

Pabrik Honda di Karawang sendiri berkapasitas produksi 120 ribu unit per tahunnya. Mayoritas model mereka yang dijual di Tanah Air sudah dirakit lokal di sana yakni city car dan LCGC Brio, MPV Mobilio, hatchback Jazz, serta SUV BR-V, HR-V, plus CR-V.

Tak hanya itu. Ada pula model untuk ekspor yakni Brio, yang diklaim Honda tidak terganggu produksinya meski pabrik setop beraktivitas secara temporer.

“Walaupun berhenti sementara produksi, kebutuhan ekspor sudah kami produksi pada April ,” ucap Yusak Billy, Business Inovation and Sales & Marketing Director PT HPM

Sebagai informasi, Brio pada saat ini menjadi satu-satunya komoditas ekspor unit utuh (Completely Built-Up/CBU) Honda dari Indonesia. Model yang sedang menjadi andalan utama Honda di pasar otomotif Nusantara itu mulai dikapalkan ke luar negeri pada April tahun lalu.

Area yang menjadi fokus ekpor ialah Asia Tenggara. Sejauh ini, baru dua negara yang menjadi tujuan yakni Filipina plus Vietnam.

“Sekarang, Mei, ekspor sudah jalan lagi. Rencana di awal tahun belum mengalami perubahan,” aku Billy.

Pada 2019, berdasarkan data yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), ekspor CBU Brio mencapai 6.847 unit. Sementara, menurut data Januari – Maret 2020, pengapalan Brio baru mencapai 570 unit.

Ekspor Brio juga baru terjadi sekali yakni pada Maret. Pada Januari dan Februari, pabrik Karawang tidak melakukan ekspor.

Sebelum Brio, Honda Indonesia sebenarnya sempat mengekspor model lain yakni Freed. Multi purpose vehicle ini diekspor pada 2011 – 2014, lalu Honda ‘puasa’ ekspor lima tahun. [Xan/Ari]

Mobil123