blesscar.co.id –

GENEWA – Geneva Motor Show tahun depan masih belum bisa dipastikan terselenggara karena belum ada tanda-tanda wabah Corona bisa benar-benar dikendalikan.

Genewa Motor Show 2020 boleh dibilang menjadi pameran otomotif dunia yang batal diselenggarakan di awal pandemi virus Corona. Sedianya berlangsung 3 Maret – 15 Maret 2020, pameran ini secara resmi dibatalkan 4 hari sebelum pembukaan.

Kala itu, pihak penyelenggara khawatir jika virus berkode COVID-19 akan semakin parah penyebarannya di Swiss. Karena sudah dipastikan sejumlah kasus telah dinyatakan positif dan Pemerintah Swiss langsung mengambil tindakan tegas dengan melarang gelaran acara berskala besar di negaranya

Lalu bagaimana dengan Genewa Motor Show 2021?. Hingga memasuki pertengahan tahun 2020, pihak penyelenggaran masih belum bisa memastikannya. Malah wacanan yang muncul, pameran baru akan dimulai kembali pada 2022.

“Organisasi acara pada tahun 2021 sangat tidak pasti saat ini. Memang, para peserta pameran Geneva International Motor Show banyak yang mendorong kami dan sangat merekomendasikan untuk kembali menggelar pameran pada 2022,” jelas sumber dari Organisation Internationale des Constructeurs d’Automobiles (OICA) selaku yayasan penyelenggara.

Pembatalan Geneva Motor Show 2020 sendiri membuat penyelenggara menelan banyak kerugian. Nilainya dikabarkan mencapai Rp 167 miliar.

OICA sendiri mengatakan mendapat tawaran dari otoritas lokal untuk menutup kerugian tersebut. Namun dengan syarat harus melepas penyelengaraan acara kepada Palexpo, yang tak lain merupakan perusahaan pemilik venue pameran.

Pihak OICA sepertinya tidak rela untuk melepaskan penyelenggaraan Geneva Motor Show. Ini tentunya bertentangan dengan sejarah pertunjukkan yang telah mereka pegang semenjak 100 tahun lalu.  

Di lain sisi, pameran otomotif internasional belakang memang mengalami kesulitan. Bahkan sebelum pandemi Covid-19, beberapa pameran mengalami perubahan, baik lokasi maupun waktu penyelenggaraan.

Contohnya mulai dari Frankfurt Motor Show yang akhrinya pindah ke Munich untuk tahun 2021. Alasannya karena Munich lebih menarik dan banyak memilki potential buyers ketimbang Frankfurt. 

Kemudian North America International Auto Show (NAIAS) atau dikenal juga dengan Detroit Motor Show yang dipindah waktu penyenggaraannya. Jika semula digelar pada Januari, pameran ini pindah penyelengaraannya pada Juni atau bertepatan dengan musim panas.

Belum lagi, kabarnya belakangan pabrikan-pabrikan mobil dunia lebih senang untuk meluncurkan produknya sendiri. Artinya tidak harus menunggu pameran untuk menampilkan produk terbarunya, karena selain terikat dengan waktu, biayanya juga tidak sedikit. 

Wabah Corona kemudian mempercepat trend pabrikan melakukan peluncuran mobil secara individu. Namun demikian banyak pengamat yang mengatakan bahwa meluncurkan produk di pameran dunia akan mengundang lebih banyak perhatian dibandingkan secara individu.

GIIAS 2020 Masih Pada Jadwal Baru, IIMS 2021 Tengah Dipersiapkan
Sementara pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2020 baru-baru ini merevisi tanggal penyelenggaraan karena pandemi Covid-19. Jika semula dijadwalkan berlangsung pada 7-17 Agustus 2020 diundur menjadi 22 Oktober-1 November 2020.

Sejauh ini masih belum ada berita baru mengenai GIIAS 2020. Dan seiring dengan rencana penetapan New Normal di Indonesia, rasanya pihak penyelenggara masih percaya diri bahwa pameran akan berlangsung. 

“Kami harus berpikir kedepan. Berbagai faktor harus kami prioritaskan, seperti kesehatan dan keselamatan masyarakat, kondisi perekonomian negara. Selain itu kami juga harus memikirkan kepentingan industri, bahwa industri otomotif akan membutuhkan waktu untuk recovery, namun juga membutuhkan ajang untuk bangkit Kembali, oleh karena itu kami memutuskan untuk berupaya tetap melangsungkan GIIAS 2020, konsentrasi ke dua penyelenggaraan, dengan beberapa penyesuaian,” jelas Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo.

Hal berbeda terjadi pada pameran otomotif lainnya Indonesia International Motor Show (IIMS). Dyandara Promosindo selaku penyelenggara memutuskan untuk meniadakan pameran tahun ini yang sedianya berlangsung April 2020.

“Keputusan tidak terselenggaranya IIMS 2020 bukan kebijakan populis. Langkah ini kami ambil untuk mengutamakan kepentingan banyak pihak utamanya dari sisi kesehatan sekaligus mendukung keputusan pemerintah untuk memutus penyebaran virus maha dahsyat ini,” jelas Hendra Noor Saleh, Presiden Direktur PT Dyandra Promosindo.

Pria yang akrab disapa Kohen ini kemudian mengumumkan penyelenggaraan IIMS 2021. Waktu penyelenggaran akan dilakukan lebih awal yaitu pada tanggal 18-28 Februari 2021 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta Pusat. IIMS 2021 pun diklaim akan menggunakan wajah baru dan konsep ‘New Normal’.

“Kami optimis sekaligus berharap pandemi Covid-19 segera berlalu. Kami percaya bahwa industri otomotif Indonesia akan segera bangkit dan IIMS adalah jembatan dinamis untuk membangkitkan kembali kejayaan dunia otomotif Tanah Air,” kata Kohen. [Ari]

Mobil123