blesscar.co.id –

STUTTGART – Bosch membangkan teknologi panggilan darurat otomatis yang manfaatkan smartphone saat bikers alami kecelakaan.

Kemungkinan luka serius pada kecelakaan sepedamotor yang menjadi fokus Bosch saat mengembangkan teknologi bernama Help Connect. Dibandingkan dengan mobil, risiko yang dialami bikers tentu jauh lebih tinggi jika terlibat dalam sebuah insiden.

Bosch menyebutkan bahwa risiko kematian pada bikers 20 kali lebih tinggi dibandingkan pengguna mobil. Perusahaan yang terkenal dengan produk keselamatan asal Jerman ini selanjutnya melihat peluang untuk melakukan sesuatu terkait potensi risiko para bikers.

Pada dasarnya Help Connect adalah sistem panggilan darurat saat sebuah sepedamotor mengalami kecelakaan. Fitur ini memanfaatkan inersia sensor stability control dan intelligent crash algoritm untuk mendeteksi terjadinya kecelakaan. Selanjutnya menjadi triger kepada smartphone bikers untuk mengirimkan informasi.

Informasi ini sendiri menunjukkan posisi terjadinya kecelakan dan data medis ke layanan darurat. Help Connect juga secara otomatis menghubungi keluarga bikers untuk dapat melakukan respon darurat.

“Jika terjadi kecelakaan parah dan bikers kemudian tidak merespons, layanan darurat segera diarahkan ke tempat kejadian. Karena smartphone sifatnya melekat pada tubuh, bikers yang mengalami kecelakaan tentu dapat dengan cepat ditemukan sekalipun jika mereka terlempar dari sepedamotor saat kecelakaan,” jelas pihak Bosch.

Bosch sendiri sudah melakukan serangkaian ujicoba dalam pengembangan Help Connect. Sedikitnya 18 uji tabrak dilakukan untuk menganalisa jenis kecelakaan sepedamotor.

Dalam masa pengembangan, Help Connect dianggap mampu berfungsi dengan baik. Bosch sendiri yakin bahwa teknologi ciptaannya ini cukup mudah untuk bisa diakses oleh bikers karena tidak memerlukan unit kontrol tambahan.

Bosch menyatakan bahwa Jerman menjadi negara pertama yang dapat memanfaatkan Help Connect. Namun sayangnya tidak dijelaskan syarat apa saja yang dibutuhkan untuk dapat mengaksesnya.

Indonesia sepertinya cocok untuk mengadopsi Help Connect. Hal ini terkait dengan tingginya tingkat kecelakaan sepeda motor.

Pada 2018, secara total terjadi sedikitnya 196.457 kasus kecelakaan. Dan sepedamotor mendominasi kejadian dengan kontribusi 73.49 persen.

Yang menarik, apakah Help Connect siap untuk bekerja di Indonesia dengan pengguna sepedamotor yang sangat masif ?. Lalu apakah layanan panggilan darurat di Indonesia siap untuk bergerak cepat saat terjadi kecelakaan ?.

Hal ini masih perlu dibuktikan. Mengatasi kecelakaan cepat dan tepat tentu terkait dengan sebuah sistem, karena sayang jika fitur keselamatan seperti Help Connect bisa berfungsi sempurna namun tidak ditunjang dengan fasilitas yang memadai karena tentu kecelakaan butuh penanganan sesegera mungkin.

Nantikan kabar selanjutnya. [Ari]

Mobil123