blesscar.co.id –

JAKARTA – Polda Metro Jaya menegaskan bahwa peniadaan aturan ganjil genap akan kembali diperpanjang seiring dengan penambahan waktu pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan bahwa 22 Mei adalah hari terakhir pelaksanaan PSBB. Namun setelah melihat perkembangan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) terkini, PSBB kembali diperpanjang setidaknya hingga 4 Juni 2020.

Perpanjangan masa PSBB ini pun membuat pihak kepolisian kembali memperpanjang penghentian kebijakan ganjil genap di DKI Jakarta. Hal ini disampaikan oleh AKBP Fahri Siregar, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya.

“Jumlah kendaraan yang melintas memang ada peningkatan di 2 minggu terakhir dibandingkan sebelumnya. Tapi volume kendaraan ini masih lumrah sehingga tidak diperlukan pembatasan Ganjil-Genap. Untuk itu, pembatasan ganjil-genap masih diperpanjang sampai PSBB ini selesai,” ungkapnya.

Peningkatan jumlah kendaraan yang melintas belakangan ini memang sempat menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, selain menekan jumlah masyarakat yang keluar rumah, lalu lintas juga seharusnya lebih lengang. Sayangnya mendekati lebaran, mobilitas masyarakat justru semakin meningkat.

Selain menghentikan tidak memberlakukan pembatasan kendaraan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menghentikan sejumlah program guna menghindari terjadinya kerumunan. Salah satunya adalah Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau yang biasa dikenal sebagai Car Free Day.

Kegiatan ini biasanya dilangsungkan di beberapa titik di DKI Jakarta di hari Minggu pada jam-jam tertentu. Masyarakat biasanya memanfaatkan Car Free Day untuk berolah raga dan melakukan beragam kegiatan lain. Namun, Pemerintah DKI Jakarta memutuskan untuk menghilangkan program ini hingga PSBB berakhir

Perpanjangan masa PSBB ini diharapkan menjadi yang terakhir dan Jakarta bisa menyambut era normal baru. Hal ini karena telah terjadi perlambatan kasus postif di DKI Jakarta dalam beberapa hari terakhir. Bila situasi tersebut terus berlangsung bukan tidak mungkin Jakarta dapat menyusul Tegal yang sudah tidak terjadi kasus positif.

Meski demikian, secara Nasional, jumlah penderita Covid-19 di Indonesia masih terus bertambah. Sempat diklaim mengalami perlambatan, jumlah penderita Covid-19 di Indonesia kini mencapai 20.796 kasus atau naik 634 kasus dibandingkan hari sebelumnya.  Sementara untuk kasus sembuh bertambah 219 menjadi 5.057 orang. Sedangkan jumlah orang meninggal dunia bertambah 48 orang menjadi 1.326 orang.

Masyarakat diharapkan tetap melakukan aktivitas di luar rumah yang dapat memicu terjadinya penularan penyakit Covid-19 dan mematuhi aturan dari Pemerintah. [Adi/Ari]

Mobil123