blesscar.co.id –

JAKARTA – Penjualan mobil di Indonesia di lima bulan pertama 2020 terjun makin dalam, gara-gara pandemi virus Corona (Covid-19).

Transaksi jual – beli mobil baru secara retail (dari dealer ke konsumen) pada Januari – Mei kemarin, menurut keterangan resmi Daihatsu baru-baru ini, hanya berjumlah 260 ribu unit. Volume tersebut turun sekitar 40 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year).

Angkanya year on year-nya memang amat jomplang. Pada Januari – Mei 2019, berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan retail mencapai 434.466 unit.

Adapun penyebabnya, menurut Daihatsu, adalah Pembatasan Sosial Berskala Besar yang diterapkan di banyak daerah untuk menekan penyebarluasan virus Corona. Masuknya pandemi membuat kondisi perekonomian menurun, sementara PSBB menyebabkan banyak bisnis harus berhenti sementara atau dikerjakan dari rumah.

“Daya beli masyarakat yang terus menurun dan penerapan PSBB di banyak tempat, menjadi alasan utama,” tulis Daihatsu dalam pernyataan pers.

Sebelumnya, pada Januari – April 2020, penurunan penjualan retail ‘hanya’ 28,5 persen year on year. Jualan mobil baru pada rentang itu adalah 243.600-an unit.

Jualan dan Pangsa Pasar Daihatsu
Performa retail Daihatsu pada Januari – Mei 2020 berjumlah 48.019 unit. Volumenya drop 39 persen secara year on year.

Ada penurunan 39 persen secara year on year. Akan tetapi, karena performa Daihatsu tak seburuk kondisi pasar, pangsa pasar mereka pun naik sedikit.

Sepanjang lima bulan pertama 2020, Daihatsu menguasai 18,4 persen pasar. Sementara itu, pada rentang waktu yang sama tahun lalu, pangsa pasar mereka 18 persen persis.

Untuk penjualan wholesales (dari pabrikan ke dealer), raihan Daihatsu pun turun 39 persen secara year on year menjadi 49.433 unit. Penjualan wholesales pasar otomotif nasional lebih buruk dari itu, sehingga pangsa pasar Daihatsu naik dari 19,2 persen menjadi 19,9 persen.

“Memasuki bulan Juni 2020, sudah banyak area di Indonesia yang melakukan relaksasi PSBB, sehingga roda perekonomian mulai menggeliat kembali. Kami berharap pasar mobil Indonesia akan membaik seiring dengan peningkatan ekonomi Indonesia.” ujar Amelia Tjandra, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM). [Xan/Ari]

Mobil123