blesscar.co.id –

JAKARTA – Era ‘new normal’ di tengah pandemi virus Corona (Covid-19) membutuhkan perhatian serta persiapan lebih dalam berkendara.

Seperti diketahui, mulai Juni ini pemerintah berencana menerapkan new normal, atau kehidupan normal dengan norma-norma baru, pada masa pandemi. Ini dilakukan setelah sejak pertengahan Maret 2020 pemerintah mengimbau jaga jarak fisik serta sosial, dilanjutkan dengan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di banyak daerah mulai awal April.

Dalam Diskusi Virtual bersama Masyarakat Transportasi Indonesia pada 27 Mei lalu, Edy Nursalim selaku Direktur Prasarana Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek mengatakan protokol berkendara saat new normal sementara ini mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2020 mengenai PSBB. Akan tetapi, pemerintah berencana membuat peraturan serta dasar hukum baru mengenai itu.

Lantas, bagaimana cara berkendara aman di masa new normal nanti? Jangan lupa bahwa virus Corona belum benar-benar hilang saat kita mengemudikan kendaraan serta beraktivitas di luar.

Di antaranya, seperti dikutip dari keterangan resmi dari Auto2000 pada akhir pekan lalu, adalah tetap memperhatikan aturan jumlah penumpang 50 persen dari kapasitas normal. Setelah itu, jangan lupakan kewajiban menggunakan masker bagi pengemudi maupun penumpang.

Berikut ini adalah rincian tips mengemudi aman selama masa new normal dari jaringan dealer Toyota tersebut:

  1. Selalu sediakan cairan pembersih eksterior maupun interior. Jangan malas membersihkan bagian mobil yang sering dipegang secara rutin. Misalnya saja pegangan pintu, tutup tangka bensin, area kokpit (setir, tuas transmisi, rem parkir).
  2. Siapkan hand sanitizer untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah berkendara.
  3. Pengemudi dan penumpang mesti menggunakan masker secara benar.
  4. Siapkan masker cadangan untuk berjaga-jaga di laci dasbor, untuk berjaga-jaga seandainya nantinya membawa penumpang di luar rencana atau jika pengemudi membutuhkannya.
  5. Jangan melanggar protokol jumlah penumpang yang hanya 50 persen dari kapasitas normal.

Sekadar mengingatkan, virus Covid-19 muncul pertama kali di China pada akhir 2019 dan kemudian menyebar ke lebih dari 200 negara/teritori. Virus baru diketahui masuk ke Tanah Air ketika Presiden Joko Widodo mengumumkannya pada 2 Maret silam.

Data terakhir per 2 Juni menunjukkan adanya 27.549 kasus terkonfirmasi positif terinfeksi virus Covis-19 di Nusantara. Sebanyak 7.935 di antaranya sembuh, sementara 1.663 lainnya meninggal dunia. [Xan/Ari]

Mobil123